Press "Enter" to skip to content

Dua Macam Marah

Marah itu ada dua. Ada marah yang ikhlas dan ada marah yang tidak ikhlas.

Orang yang marahnya ikhlas, adalah orang yang marahnya karena Allah. Dia marah karena dia tahu bahwa Allah pun marah. Kepada siapa? Kepada ahli maksiat, kepada pendosa, atau kepada orang yang tidak punya adab.

Cirinya.
Orang yang ikhlas marahnya itu, setelah marah dia akan kembali memelukmu, menuntunmu, bahkan merawatmu. Seperti siapa? Seperti orang tua dan guru-guru kita. Dan aku tidak mendapati yang paling banyak ikhlasnya saat marah kecuali hanya dua golongan tersebut.

Sedang mereka yang marahnya tidak ikhlas. Adalah yang marahnya hanya karena hak pribadinya tidak dipenuhi. Merasa tidak dihargai, merasa diacuhkan, dan merasa-merasa yang lain.

Cirinya.
Mereka dendam, selalu mengungkit, dadanya panas dan sulit memaafkan. Selalu berambisi agar yang dianggapnya bersalah tunduk dan meminta maaf di hadapannya. Bersumpah serapah dan sebagainya.

Merekalah orang yang jahil. Karena mereka tidak bisa menempatkan marah pada tempatnya. Sedang yang lebih jahil lagi adalah mereka yang tidak bisa membedakan marah yang ikhlas dan tidak. Dia terbalik. Marahnya Guru dianggapnya berambisi, marahnya pacar dikiranya penuh toleransi.

Semoga Allah jauhkan kita dari kebodohan. Amin.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.