Press "Enter" to skip to content

Seandainya Rasulullah Datang di Rumah Kita

Bayangkan seandainya tiba-tiba Rasulullah datang dan mengetuk pintu rumah kita. Beliau datang dengan wajah yang bersih dan tersenyum kepada kita. Apa yang lantas kita lakukan? Mestinya kita akan sangat berbahagia dan mempersilahkan beliau masuk dan kemudian tentunya kita akan memohon dengan sangat agar Rasul sudi menginap beberapa hari di rumah kita…
Beliau tentu tersenyum…
Tapi…
Barangkali kita akan meminta beliau menunggu sebentar di luar, karena kita teringat VCD porno yang ada di kamar. Dan kita tergesa-gesa menyembunyikannya. Atau kita teringat gambar personil band dan pemain sepak bola, sehingga kita buru-buru melepasnya dan menggantinya dengan kaligrafi.

Bagaimana bila Rasul benar-benar menginap di rumah kita? Barangkali kita akan malu bahwa keluarga kita lebih suka menonton sinetron dan mendengar lagu pop daripada melantunkkan shalawat
Barangkali kita pun malu karena teringat bahwa kita tidak memiliki pakaian yang pantas untuk berhadapan dengan beliau

Bagaimana bila beliau ingin meminjam Al Qur’an kita? Atau bagaimana jika beliau bertanya nama imam yang biasa mengimami di masjid dekat rumah?
Apa yg kita lakukan?
Masihkah kuta mengharap Rasul bertamu dan bermalam? atau justru dengan berat hati kita akan menolak beliau karena itu akan sangat membuat kita kalut dan malu?

Ya Rasulullah betapa berdustanya kami yang mengaku cinta kepada mu…

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.